MANAJEMEN KINERJA

  • Dilihat: 1313
  • 16 Jul

A. Apa kinerja itu?

Dalam kehidupan sehari-hari manusia selalu mengadakan bermacam-macam aktifitas fisik maupun psikis untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan hidupnya secara maksimal. Salah satu aktifitas itu ditujukan sebagai sebuah proses untuk menyelesaikan tugas yang diakhiri dengan sebuah karya yang dapat dinikmati oleh manusia. Proses itulah yang dalam kehidupan kita sebut bekerja.

Selengkapnya...

KEPUASAN KERJA

  • Dilihat: 9195
  • 11 Jul

 

“Sukses tidaknya suatu organisasi sangat tergantung dari kualitas sumber daya manusia yang dimiliki karena sumber daya manusia yang berkualitas adalah sumber daya manusia yang mampu berprestasi maksimal. Kepuasan kerja mempunyai peranan penting terhadap prestasi kerja karyawan, ketika seorang karyawan merasakan kepuasan dalam bekerja maka seorang karyawan akan berupaya semaksimal mungkin dengan segenap kemampuan yang dimiliki untuk menyelesaikan tugasnya, yang akhirnya akan menghasilkan kinerja dan pencapaian yang baik bagi perusahaan”.

Selengkapnya...

MENGENAL LINGKUNGAN KERJA

  • Dilihat: 9260
  • 11 Jun

Jenis Lingkungan Kerja

Sadarmayanti (2001:21) menyatakan bahwa secara garis besar, jenis lingkungan kerja terbagi menjadi 2 yakni : (a) lingkungan kerja fisik, dan (b) lingkungan kerja non fisik.

A. Lingkungan kerja Fisik

Menurut Sedarmayanti (2001:21),“Lingkungan kerja fisik adalah semua keadaan berbentuk fisik yang terdapat di sekitar tempat kerja yang dapat mempengaruhi karyawan baik secara langsung maupun scara tidak langsung”.

Selengkapnya...

SEPULUH LANGKAH SUKSES WIDYAISWARA DI KELAS

  • Dilihat: 1118
  • 05 Jun
Sebuah pembelajarn sangat ditentukan keberhasilanya oleh langkah masing - masing Widyaiswara dikelas. Tenaga pengajar yang professional akan terukur dan sejauh mana dia menguasai kelas yang diasuhya, hingga mengantarkan peserta diklat mencapai hasil belajar yang optimal
Widyaiswara sebagai pekerja professional harus memfasilitasi dirinya dengan seperangkat pengalaman , ketrampilan , dan pengetahuan tentang keguruan, selain harus mengusai substansi keilmuan yang ditekuninya. Banyak widyaiswara yang dalam mengajar masih terkesan hanya menggugurkan kewajiban, Widyaiswara semacam ini relatip tidak memerlukan strategi dan berbagai metode tertentu dalam mengajar . baginya yang penting bagaimana sebuah peristiwa pembelajaran dapat berlangsung. Ia tidak peduli dengan latar belakang peserta dan karakteristiknya. Ia merasa tidak perlu membuat perencanaan dan pengembangan tujuan, pengembangan pesan dan mengabaikan evaluasi komprehensif ( kendati tetap melaksanakan evaluasi sumatif dan formatif ) , aspek – aspek psikologis, sosiologis dan budaya dalam pembelajaran. Seorang pemikir pendidikan bernama Robert Gagne ( 1989 )  berpendapat bahwa aspek – aspek ini yang menjadi entrypoint  bagi keberhasilan sebuah pembelajaran.
 
Selengkapnya...

Statistik Pengunjung

Kami memiliki 83 tamu dan tidak ada anggota online