Mengenal P2MKP Sebagai Lembaga Pelatihan Milik Masyarakat

  • Dilihat: 1294
  • 22 Feb

Oleh :
Ir. Pranoto, M.Si
Widyaiswara Madya BPPP Tegal

Terhitung sejak Tahun 2011 hingga tahun 2014 mendatang, direncanakan sebanyak 47.000 orang pelaku utama bidang kelautan dan perikanan (nelayan, pembudidaya ikan, pengolah ikan beserta keluarganya) di kawasan Minapolitan harus diberikanpelatihan guna peningkatan kemampuannya dalam melakukan usaha dibidangnya masing-masing (Puslat KP, 2011). Hal tersebut dimaksudkan untuk dapat meningkatkan hasil usahanya, yang berarti meningkatkan kesejahteraan para pelaku utama beserta keluarganya.

Selengkapnya...

Pembangunan Kelautan dan Perikanan Dalam Konteks Pemberdayaan Masyarakat Pesisir

  • Dilihat: 5410
  • 10 Jan

Oleh : Ade Yunaifah Afriyani, SE
Widyaiswara Pertama
Pada Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Tegal

Indonesia memiliki kekayaan laut yang berlimpah, baik sumber hayatinya maupun non hayatinya, walaupun mitos seperti itu perlu dibuktikan dengan penelitian yang lebih mendalam dan komprehensif.  Terlepas dari mitos tersebut, kenyataannya Indonesia adalah negara maritim dengan 70% wilayahnya adalah laut, namun sangatlah ironis sejak 32 tahun yang lalu kebijakan pembangunan perikanan tidak pernah mendapat perhatian yang serius dari pemerintah.

Selengkapnya...

Sosiologi Masyarakat Nelayan

  • Dilihat: 14188
  • 31 Okt

Oleh : Ade Yunaifah Afriyani, SE
Widyaiswara Pertama
Pada Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Tegal

Sebagai suatu kesatuan sosial, masyarakat nelayan hidup, tumbuh, dan berkembang di wilayah pesisir atau wilayah pantai. Dalam konstruksi sosial masyarakat di kawasan pesisir, masyarakat nelayan merupakan bagian dari konstruksi sosial tersebut, meskipun disadari bahwa tidak semua desa-desa di kawasan pesisir memiliki penduduk yang bermatapencaharian sebagai nelayan . Walaupun demikian, di desa-desa pesisir yang sebagian besar penduduknya bermatapencaharian sebagai nelayan, petambak, atau pembudidaya perairan, kebudayaan nelayan berpengaruh besar terhadap terbentuknya identitas kebudayaan masyarakat pesisir secara keseluruhan.

Selengkapnya...

Pengembangan Kapasitas Lembaga Diklat Pemerintah

  • Dilihat: 2122
  • 28 Okt

Oleh : Ade Yunaifah Afriyani, SE
Widyaiswara Pertama
Pada Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Tegal

Reorientasi pola pengembangan sumber daya manusia beruhan sejalan dengan perubahan lingkungan strategis dan lajunya proses reformasi di segala bidang yang menuntut segera diterapkannya desentralisasi penyelenggaraan diklat. Perkembangan ini juga diikuti dengan munculnya paradigma baru pembangunan aparatur pemerintah yang diarahkan pada semakin terwujudnya dukungan administrasi negara yang mampu menjamin kelancaran dan keterpaduan tugas dan fungsi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik kepada masyarakat.

Selengkapnya...

Statistik Pengunjung

Kami memiliki 140 tamu dan tidak ada anggota online