PROSES PENGUAPAN AIR LAUT PADA LAHAN PEGARAMAN

  • Dilihat: 5122
  • 10 Okt

Untuk memacu peningkatan  produksi dan kualitas garam yang sesuai dengan standatr mutu yang ditetapkan pemerintah , maka perlu pembaruan – pembaruan lahan terhadap proses produksi  garam. 

Pada proses produksi garam yang disarankan untuk dikembangkan adalah proses pengolahan dan  kristalisasi bertingkat. Proses ini merupakan pembaruan dari proses pengolahan garam yang konvesional. Pembaruan yang terdapat pada proses penguapan dan kristalisasi bertingkat adalah mencakup tata cara pengaliran dan kontrol kualitas air laut dari satu petak kepetak lainya. 

Beberapa tahap proses pembuatan garam krosok yang perlu dilaksanakan  didalam proses penguapan dan kristalisasi bertingkat , adalah : 

Selengkapnya...

TEKNIK PENINGKATAN PRODUKSI GARAM RAKYAT

  • Dilihat: 5388
  • 10 Okt

Di Indonesia garam diproduksi dengan cara menguapkan air laut pada sebidang tanah pantai dengan bantuan angin dan sinar matahari sebagai sumber energi penguapan. Produksi garam biasanya masih dilakukan secara tradisional oleh pembudidaya penghasil garam ditambak rakyat yang berada di beberapa daerah pantai  di Indonesia.

Dengan luas lahan garam 43.052,10 ha dan baru sekitar 25,702,06 ha  yang baru dimanfaatkan untuk memproduksi garam. adapun lahan garam tersebut tersebar di sembilan propinsi , yaitu Nanggroe Aceh Darusallam ( 304 ha, dimanfaatkan 277 ha ), Jawa Barat ( 4,278 ha dimanfaatkan 4,116 ha ), Jawa Tengah ( 7,249 ha, dimanfaatkan 6,187 ha ),Jawa Timur (  13.148 ha, dimanfaatkan 10.836 ha ),Bali ( 94,1 ha, dimanfaatkan 57,72 ha ), Nusa Tenggara Timur ( 11,260 ha, dimanfaatkan 263 ha ), Nusa Tenggara Barat ( 1.574 ha , dimanfaatkan 1.052 ha ), Sulawesi Selatan ( 1.462 ha , dimanfaatkan 1.260,23 ha ).( Data disperindag 2009 )

Selengkapnya...

MASALAH DAN KENDALA PRODUKSI GARAM RAKYAT

  • Dilihat: 4976
  • 10 Okt

Kegiatan produksi garam rakyat menghadapi 6 (enam) masalah utama yaitu teknologi , teknis produksi, iklim, produktifitas lahan, kualitas produksi serta sarana dan prasarana.

1.Teknologi

Didalam pembuatan garam masyarakat    petani garam menggunakan cara yang sangat sederhana yaitu menguapkan air laut didalam petak pegaraman dengan tenaga sinar matahari tanpa sentuhan teknologi apapun, sehingga walaupun bahan baku melimpah namun salinitas dan polutan yang terlarut sangat beragam, disamping itu areal pegaraman terpencar-pencar dan kepemilikan lahan oleh rakyat sempit , adapun hal – hal yang lain adalah sebagai berikut :

Selengkapnya...

MENGEMBANGKAN KEBIJAKAN PEGARAMAN NASIONAL

  • Dilihat: 968
  • 07 Jan

Arah kebijakan dan pokok – pokok pegaraman

Arah kebijakan pokok-pokok pengaturan pegaraman nasional dituangkan ke dalam Keputusan Presiden Nomor 69/1994, tentang Pengadaan Garam Beryodium, Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 77/M/SK/5/1995, mengenai Persyaratan Teknis, Pengolahan, Pengemasan dan Pelabelan Garam Beryodium; SK. Memperindag Nomor 230./MPP/Kep/1997 yaitu Importir Produsen (IP) yang digunakan sebagai bahan baku indrustri dan tidak dapat diperjual belikan ke pasaran bebas; Inpres Nomor 2. Tahun 1998 tentang Perdagangan Antar Daerah Tingkat II/Pulau dan beberapa keputusan Menteri Keuangan tentang Penetapan Sistem Klasifikasi Barang dan Penetapan Tarif Bea Masuk atas Barang Impor.

Selengkapnya...

Statistik Pengunjung

Kami memiliki 61 tamu dan tidak ada anggota online