PERAWATAN / PERBAIKAN KAPAL FIBERGLASS YANG MUDAH DAN MURAH

  • Dilihat: 3187
  • 13 Sep

Pada terbitan yang lalu telah dibahas apa itu Fiber glass ? Tetapi tidak salahnya kita mengingat kembali. Fiberglass Reinforced Plastics (FRP) atau yang biasa disebut dengan fiberglass adalah adalah produk yang terdiri dari Resin, bahan penguat fiberglass (roping mat) dan bahan tambahan katalis yang digabung dan diproses agar didapat performance yang spesifik sesuai kebutuhan.

Di dalam usaha penangkapan ikan kapal merupakan sarana yang harus ada, untuk itu arus di jaga kelaikan lautnya sehingga dapat dioperasionalkan maksimal.Kerusakkan kapal fiberglass dapat terjadi sejak percetakan/pembuatan atau dalam pemakaian, kerusakkan kapal pada percetakan/pembuatan antara lain ; pengerutan, bergelombang/ efek cacat seperti kulit jeruk, pelepuhan (blistering), mata ikan, warna yang bergaris-garis, pola fiber, lubang-lubang halus, pengelupasan lapisan agar, retakan bintang, tanda yang tenggelam (sink marks), area perubahan bentuk/pengrusakan warna, dll. Kerusakkan dalam pemakaian antara lain ; retak karena benturan, lubang kena benda yang tajam.

 

Bahan dan alat yang dipergunakan untuk perbaikan kapal fiberglass

I. Bahan baku ;
-
Resin- Woven Roving
-
Katalist- Talk (powder)
-
Reinforcing  Mat- Kubalt/Acclerator
-
Roving- Pigment
-
Gelcoth- Mirror Glaze Wax
-
Poly Vinil Acid (PVA).

II. Bahan Penunjang :
Lembaran karet 10 cm x 15 cm x 1 cm
Amplas kertas
Amplas kain nomor 0
Cat tinner A
Tinner A (minyak pengencer
Kain lap/majun
Sabun detergen biru / aseton
Kayu pengaduk
Air tawar.

III. Peralatan yang digunakan
- Gerinda tangan + batu gerinda
- Sapu ijuk
- Kuas
- Timbangan
- Gelas ukur
-
Gayung air
- Pisau/gunting
- Spidol
- Penggaris/meteran
- Kompresor
- Spray gun
- Balok kayu/karet

PERBAIKAN PADA KERUSAKKAN

 

  1. Didalam perawatan/perbaikkan kapal fiberglass lihat jenis kerusakkan, karena tiap jenis kerusakkan mempunyai cara/metode berbeda. Setelah mengetahui jenis kerusakkan diberi tanda untuk dibersihkan. Membersihkan dapat menggunakan amplas maupun gerida tangan. Disarankan untuk permukaan yang luas menggunakan gerinda tangan untuk menghemat waktu. Penggerindaan dilakukan hingga serat fiber yang lama kelihatan, apabila tidak bersih maka tambalan/pengecoran baru akan mengelupas.
     
  2. Penambalan / pengecoran
    Sebelum melakukan penambalan/pengecoran disiapkan dulu pemotongan serat / anyaman fiber sesuai luas yang dibersihkan.Membuat gel (resin dan katalist) dengan perbandingan 1 kg resin dan 3 gram katalist aduk rata/homogen. Gel dibuat secukupnya sesuai kebutuhan dikaenakan gel tersebut cepat mengering sehingga tidak dapat digunakan lagi.Oleskan gel pada tempat yang sudah dibersihkan secara merata tempelkan potongan serat fiber dan ratakan dengan kuas jangan sampai ada udara yang terjebak didalam serat fiber.Untuk ketebalan yang diinginkan penambahan serat fiber dan anyaman dapat dilakukan asalkan penambalan/pengecoran yang pertama masih basah. Apabila sudah terlanjur kering, permukaan digerinda agar didapat permukaan yang rata dan kasar.Pekerjaan dapat dilakukan seperti penambalan/pengecoran pertama.Apabila pekerjaan diatas sudah selesai kuas segera dicuci dengan sabun colek atau aseton.

     
  3. Pendempulan
    Pendempulan pada prinsipnya hanya untuk meratakan/pembentuk permukaan.Sebelum melakukan pendempulan bagian yang sudah ditambal/dicor lebih dahulu digerinda untuk mendapatkan permukaan yang rata dan kasar, ini akan mempermudah pendempulan karena dempul akan melekat.Dempul dibuat dari campuran resin, talk. Kubalt, pigmen (bila diperlukan warna) dengan perbandingan resin 1 kg, talk 2 kg, kubalt 0,5 gram dan pigment 0,5 gram diaduk sampai rata/homogen. Apabila membuat dempul dalam jumlah banyak untuk mengaduk dapat menggunakan mixer (mesin bor tangan dilengkapi potongan besi beton bercabang). Untuk melakukan pendempulan ambil 2 ons dempul taruh pada lempengan triplek dan campur dengan katalist  1 gram aduk rata/homogen.
    Lakukan pendempulan dengan menggunakan potongan karet lembaran. Apabila pendempulan pertama kurang rata dapat dilakukan dempul ulang asal yang pertama sudah kering.

     
  4. Pengecatan
    Pengecatan dapat dilakukan setelah bersih dan kering. Oleskan tinner A pada permukaan dan di cat dengan menggunakan kuas atau spray gun.Sebaiknya untuk permukaan yang luas menggunakan spray gun akan menghemat waktu , cat dan hasil yang baik halus. Cat yang digunakan dengan pengencer tinner A.
(Wiryadi, SP, Widyaiswara Madya, BPPP Tegal)
 
Sumber :
1. Pengenalan Fiberglass Reinforced Plastics (FRP) Technical Information, PT. Justus Sakti Raya Corporation Jakarta
2. Yukalac Mitsubishi Petrochmecal Co. Ltd Jepang.
3. Illustrated Custom Boat Building ROBERT 34 Built in Brisbane Australian
4. Hasil magang penilis di PT. Setiawan Fiberglass Industrie (SFI) Klatak Banyuwangi.

 

 

Statistik Pengunjung

Kami memiliki 50 tamu dan tidak ada anggota online